Jamur kuping atau Auricularia auricular adalah salah satu kelompok jamur yang masuk ke dalam kelas Basidiomycota dan mempunyai tekstur jelly yang unik. Jamur yang masuk ke dalam kelas ini umumnya makroskopis atau mudah dilihat dengan mata telanjang. Miseliumnya bersekat dan dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu: miselium primer (miselium yang sel-selnya berinti satu, umumnya berasal dari perkembangan basiodospora) dan miselium sekunder (miselium yang sel penyusunnya berinti dua, miselium ini merupakan hasil konjugasi dua miselium primer atau persatuan dua basidiospora). Cara reproduksi vegetatif dari jamur kuping adalah dengan membentuk tunas, dengan konidia, dan fragmentasi miselium. Sedangkan, reproduksi generatif jamur kuping adalah dengan menggunakan alat yang disebut basidium, basidium berkumpul dalam badan yang disebut basidiokarp, yang selanjutnya menghasilkan spora yang disebut basidiospora.
Dikenal ada 2 jenis jamur kuping:
1. Jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) atau loud ear mushrooms. Berbentuk seperti daun teling, berwarna hitam kenguan, hidupnya menempel pada kayu yang cukup basah dan lembab. Jamur jenis ini banyak dibudidayakan di Cina, Thailand dan beberapa negara di kawasan Indochina.
2. Jamur kuping merar (Auricularia auricula judae). Jamur ini berukuran lebih besar dan warnanya sedikit kemerahan. Jenis ini paling umum dibudidayakan di Indonesia, Malaysia dan kawasan Asia lainnya.
Jamur ini di Indoneisa, selain disebut sebagai jamur kuping, dalam bahasa Sunda dikenal dengan sebutan supa lember, kuping lowo dalam bahasa Jawa atau kuping tikus dan lain lain. Di Cina/Taiwan dan Vietnam dikenal dengan sebutan Mouleh, Yung-ngo, Muk-ngo atau Mu-er. Di Jepang dikenal sebutan Mukorage, Senji dan Arage. Di Hongkong dan Singapura dikenal dengan nama Mouleh dan Jew’s ear fungi. Sedangkan di Amerika Serikat dikenal dengan sebutan Tree-ear, Jew’s ear fungi dan Gelatinous fungi.
Karakteristik dari jamur kuping ini memiliki tubuh buah yang kenyal (mirip gelatin) jika dalam keadaan segar. Namun, dalam keadaan kering, tubuh buah dari jamur kuping ini akan menjadi keras seperti tulang. Bagian tubuh buah dari jamur kuping berbentuk seperti mangkuk atau kadang seperti cuping telinga, memiliki diameter 2-15 cm, tipis berdaging, dan kenyal.
Warna tubuh buah jamur ini pada umumnya hitam atau coklat kehitaman akan tetapi adapula yang memiliki warna coklat tua. Jenis jamur kuping yang paling memiliki nilai bisnis yang tinggi adalah yang memiliki warna coklat pada bagian atas tubuh buah dan warna hitam pada bagian bawah tubuh buah, serta ukuran tubuh buah kecil. Jamur kuping merupakan salah satu jamur konsumsi yang umum dikeringkan terlebih dahulu, kemudian direndam dengan air dalam waktu relatif singkat sehingga jamur ini akan kembali seperti bentuk dan ukuran segarnya.
Kandungan gizi
Kandungan nutrisi jamur kuping sendiri terdiri kadar air, protein, lemak, karbohidrat, serat, abu dan nilai energi sebesar 351 kal. Kandungan lemak di dalam jamur, lebih dari 72% lemak dalam jamur ini termasuk unsaturated sehingga aman dan sehat jika dimakan. Vitamin di dalam jamur ini sendiri terdiri atas thiamine (vit. B-1), riboflavin (vit. B-2), niasin, biotin, vitamin C, dan sebagainya. Sedangkan, kandungan mineral jamur ini tersusun oleh K, P, Ca, Na, Mg, Cu, dan beberapa elemen mikro lainnya. Kandungan serat di dalam jamur berkisar antara 7,4-27,6%. Kandungan nutrisi yang terdapat pada jamur kuping per 100 g yaitu air 14.8 g, energi 284 kkal, protein 9.25 g, lemak 0.73 g, karbohidrat 73 g, serat 70.1 g, ampas 2.21 g. Pada jamur kuping terdapat pula berbagai macam vitamin dan mineral. Jenis vitamin yang ada dalam jamur kuping ialah thiamin 0.015 mg, riboflavin 0.844 mg, niacin 6.267 mg, asam pantotenat 0.481 mg, vitamin B6 0.112 mg, dan folat 38 mcg. Sementara itu, mineral yang terkandung dalam jamur kuping ialah kalsium 159 mg, besi 5.88 mg, magnesium 83 mg, fosfor 184 mg, kalium 754 mg, natrium 35 mg, seng 1.32 mg, tembaga 0.183 mg, mangan 1.951 mg, dan selenium 128 mcg.
Manfaat
Jamur kuping memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya untuk mengurangi penyakit panas dalam dan rasa sakit pada kulit akibat luka bakar. Seorang peneliti Amerika, Dr Dale Hammerschmidt dari Minnesota Medical School mengatakan, jamur kuping jika disajikan dalam menu makanan sehari-hari berkhasiat melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Dalam ilmu pengobatan tradisional Cina, jamur kuping berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Menurut Prof Hung Zhao Guang, jamur kuping sangat bermanfaat bagi pengobatan jantung koroner. Hung mengungkapkan, jamur kuping hitam berkhasiat menurunkan kekentalan darah dan menghindari penyumbatan pembuluh darah, terutama di otak. Kekentalan darah ini dapat diatasi dengan mengonsumsi jamur kuping setiap hari sebanyak 5-10 gram. Jadi, satu kilogram jamur kuping bisa dikonsumsi dalam 100-200 hari.
Sedangkan, jika jamur kuping dipanaskan maka lendir yang dihasilkan memiliki khasiat antara lain :
· Penangkal / penonaktif racun baik dalam bentuk racun nabati, racun residu pestisida, bakhan sampai ke racun berbentuk logam berat. Hampir semua ramuan masakan Cina, jamur kuping selalu ditambahkan untuk tujuan menonaktifkan racun yang terbawa dalam makanan.
· Kandungan senyawa dalam lendir jamur kuping, efektif untuk menghambat pertumbuhan carcinoma dan sarcoma (kanker) sampai 80 – 90%.
· Berfungsi juga untuk antikoagulan (mencegah dan menghambat proses penggumpalan darah).
· Dapat menormalkan tekanan darah atau mengatasi penyakit darah tinggi (hipertensi), pengerasan pembuluh darah akibat penggumpalan darah, kekurangan darah (anemia), mengobati penyakit wasir (ambeien), dan memperlancar proses buang air besar.
Cara Mengolah Jamur Kuping sebagai Obat:
• Guna membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan atau pembuluh darah yang mengeras akibat penggumpalan darah ambilah 3 gram jamur kuping kering, rendam semalam dan buang airnya hingga tinggal jamur basah, tempatkan dalam rantang, tambahkan air bersih dikusus hingga lunak, tambahkan gula batu secukupnya dimakan secukupnya sehari sekali.
• Guna menanggulangi jantung koroner rebus 10 gram jamur kuping, 40 gram daging kurus (lean meat), tiga iris jahe, lima siung bawang, dan enam mangkuk air. Rebus bahan-bahan tersebut hingga airnya tersisa dua mangkuk, lalu tambhakan sedikit garam. Airnya diminum setiap hari sekali selama 45 hari.
• Guna membantu kurang darah jamur kuping sebanyak 30 gram dapat dimasak dengan ditambah 30 gram buah kurma, tambah air bersih 5 gelas diminum dimasak sampai airnya tersisa 1 gelas. Hal diatas juga dapat diterapkan untuk mengobati sakit wasir/ ambeian.
• Guna menanggulangi datang bulan tidak lancar dan memperlancar buang air besar, jamur kuping dimasak bersama bahan-bahan lain seperti sayuran.
Selain sebagai obat, jamur kuping juga dapat dijadikan sebagai bahan berbagai masakan seperti sayur kimlo, nasi goreng jamur, tauco jamur, sukiyaki, dan bakmi jamur dengan rasa yang lezat dan tekstur lunak yang terasa segar dan kering.